Kamis, 28 Juli 2016

Si Brayy

Membaca salah satu tulisan Salah satu Blogger terfavorit tentang "saudara ketemu gede" nya, langsung mengingatkan saya pada sosok sahabat yang tinggal di Bumi Parahyangan Bandung: Indra Novianto Fauzi nama lengkapnya dan kami hanya saling memanggil "Bray" kecuali kalau saya sedang kesal karena kebiasaan ngaretnya , baru saya memanggil nama lengkapnya. hahaha ..
kami bertemu saat sama - sama sedang belajar ngaji Qur'an , pada bulan Mei 2010. bedanya Si Bray Tahfidz sedangkan saya masih Tahsin dan beda nya lagi Si Bray santri mukim sedangkan saya hanya santri "ekstention" yg hanya bisa hadir di setiap weekend .

pertemanan kami terjalin seperti layaknya pertemanan kaum pria lainya yang mengalir begitu saja, natural dan apa adanya. meski usia kami terpaut lumayan  tapi tak pernah sedikitpun terlontar dari mulut Si Bray panggilan Kang,Aa,Mas,Bang (apalagi Om hadeuhhh..) atau sejenisnya dan itulah yang saya suka ketika bergaul dengan teman yang usianya lebih muda ketimbang saya, karena panggilan2 tersebut merasa diri Saya jauh lebih tua meskipun fakta nya IYA :D

selama 6 Tahun menjalin persahabatan dengan Si Bray banyak sekali aktifitas - aktifitas yang kita lakuin bersama disamping belajar ngaji tadi yaitu: Touring Tahunan (biasa diadakan pasca lebaran) dan beberapa kali pendakian.
dan berikut merupakan beberapa dokumentasi nya


saat Touring ke 3 provinsi (Jawabarat,Jawa Tengah, D.I.Y Yogyakarta) pada tahun 2012 pasca lebaran


 Saat Touring ke Pantai Pameumpeuk Garut


Saat perjalanan pendakian bersama ke Gunung Merapi tertinggi se Indonesia (Mt. Kerinci, Jambi) pada bulan Mei 2014


 Saat Touring n Tracking ke Gunung Prau Dieng Wonosobo Jawa Tengah  Agustus 2014


Masih Touring ke Pameumpek Garut Jawa Barat tahun 2010






Saat melakukan pendakian bersama di Gunung Merapi Tertinggi ke dua se Indonesia (Mt.Rinjani Nusa Tenggara Barat) pada Bulan Agustus 2014

yahh .. seperti itulah gambaran persahabatan saya dengan Si Bray. seperti dalam sebuah pepatah Arab "syartul Murofaqoh, Muaffaqoh" yg artinya syarat sebuah persahabatan adalah adanya saling kecocokan" dan bisa jadi kita memiliki kecocokan dalam banyak hal. dan beberapa kecocokan kami diantaranya mungkin seperti berikut ini :

Si Bray punya motor dan bisa naik motor tapi minim dana. sedangkan saya gak punya motor dan gak bisa naik motor tapi ada dana maka jadilah kita touring bareng

Si Bray fisik nya kuat buat naik gunung dan lihai dengan track - track nya  sedangkan Saya kurang kuat naik gunung dan suka stress dengan track - track yang susah

(yang kedua terkesan memaksakan hehe ..)

dan selama beberapa kali kita melakukan adventure bersama banyak sekali sikap - sikap Si Bray yang membuat saya merasa sangat terkesan.

1. saat saya mengalami gejala hypothermia di gunung Pangrango Si Bray yang paling sibuk ngurusin saya dan molesin hot cream sebadan2 kata Si Bray " biar badan lo hangat"

2. saat saya tepar dan kedinginan di Danau Segara Anak Rinjani Si Bray memakaikan sleeping bag nya yang lebih tebal buat saya saat saya sedang mulai tertidur

3. hampir disetiap pendakian Si Bray yang slalu membawakan logistik dan peralatan saya, sedangkan saya hanya membawa perlengkapan pribadi dan cemilan saja

dan masih banyak lagi ...

 dan sampai sekarang meskipun dia sudah berekeluarga dan punya baby sikap dan perhatianya ke saya sama sekali tidak berubah, dua minggu yang lalu waktu saya hendak berencana melakukan solo tracking ke bukit Manglayang saya WA ke dia terlebih dahulu.

"Bray klo ke Manglayang naik nya dari mana sih? mau nyobain solo tracking mumpung libur kuliah"
"manteep..lewat cibiru/cileunyi..kapan lo mw naek nya??"
setelah saya browsing ..
"ternyata belakang Unpad ya bray? besok (sabtu) insya Allah.. berarti dari cileunyi kearah jatinangor kan ya?? klo dari cibiru kemana lagi bray?"
"dari cibiru aja biar dekett..,oia coba ajakin Rezaa .. kaya'nya masih libur kuliah juga..dia tau jalanya .."
"mnt no.hp nya aja blh bray? hoyong solo tracking euyy heee.."
" ohh gtuhh..yaudah ntar gue anter sampe kaki bukit nyaa.."
emotikon shock
 "emang dari tempat lo deket bray?"
"yaa lumayan lah 30 menitan klo lancarr.. " (padahal 40 menitan itu sudah ngebut bgt dia )
"klo gak slah nyampe puncaknya 3 jaman " lanjutnya

dst ..

seperti cerita bloger yang tidak ada maksud merepotkan kawanya begitupun saya. dan bener saja dia selalu nanyain saya " jadi nggak??, berangkat jam berapa?? sampe dimana?? jalanya lancar??' dan sederetan pertanyaan lainya. kadang saya sering berfikir "nih anak lebay banget responya,
"klo gw ke bandung gw harus ngabarin ke dia, kalau gw di bandung  dia selalu nanya "Lo sama siapa"? nginep dimana?" "tunggu disitu ya nanti gw jemput" saking kesel nya kadang saya pengen bilang ke Si Bray " woiii emang di Bandung temen gue cuman Lo doang?? santai aja kaliii  " hahahaha.. tapi saya mencoba berfikir positif mungkin itu bagian dari ungkapan perhatianya Si Bray ke sahabat nya

next ..
benar saja dia menjemput Saya di Cileunyi dan nganterin saya sampai ke batu kuda,
 sebelum saya mulai tracking dia sibuk memeriksa bawaan saya lalu mempacking ulang sehingga bawaan yg tadi sedikit berantakan jadi tersusun lebih rapi
" Lo nanti pulang jam berapa??"
"paling agak sorean Bray"
"kabarin ya klo sudah mau pulang nanti gue jempt lagi"
"lahh ... Lo kan di rumah sedang ada Baby ?? "
" uda gak apa2 bisa ditinggal kok"
" ya uda lah terserah lo"
"kuat gak nih bawa nya??" tanya si Bray sambil mengangkat keril saya
" ya elah segini doang mosok gak kuat" pura2 meyakinkan si Bray padahal dalam hati berbisik "gue kuat gak ya" hehe ..
" ya uda ayo gue antar sampe atas situ"

more and more
seperti pepatah bilang "seringkali seorang teman jauh lebih dekat ketimbang saudara"





 SEMOGA PERSAHABATAN KITA SAMPE KE AKHIRAT YO BRAYY
AAMIIN ...